Baca Juga : 1. Tukeran link sahabat cari film!

The others (2001)

Diposkan oleh jadmikoz Saturday, March 20, 2010
Bagikan

Ketika kabut pagi belum lagi hilang, terdengar ketukan di sebuah rumah di Pulau Jersey saat gejolak Perang Dunia II. Tiga orang tamu itu datang mencari pekerjaan kepada sang Nyonya Grace: Nyonya Mills (Fionnula Flanagan), Tuttle (Eric Skyes), dan gadis bisu Lydia (Elaine Cassidy). Mereka datang mencari pekerjaan. Kebetulan Grace (Nicole Kidman) membutuhkan pe-layan untuk mengurus rumah besar itu. Begitu tiga orang ini dipersilakan masuk rumah, suasana ganjil langsung terasa. Setiap kali Grace memasuki ruangan baru, pintu kamar yang usai ditinggalkan langsung dikunci. Tirai jendela juga tertutup semua. Alasannya, anak-anaknya tak tahan cahaya matahari. Tanpa listrik, suasana menjadi semakin muram. Untuk melihat isi rumah mereka harus menggunakan lampu tempel. Sementara itu, Grace beserta dua anaknya yang masih bocah, Anne dan Nicolas, tiap hari berharap cemas menanti kedatangan sang suami, Charles (Christopher Eccleston), dari medan perang. Kabarnya, Charles telah tewas, tapi mereka belum tahu secara pasti. Sejak awal, film The Others karya sutradara Alejandro Amenabar asal Spanyol ini membawa penonton pada suasana yang muram. Wajah pucat Grace, paras Nyonya Mills yang statis dan cenderung beku, serta gambar-gambar dengan pencahayaan rendah yang ditata secara apik oleh Javier Aguirresarobe. Ini semua menghasilkan atmosfer yang gelap dan menekan. Penonton langsung bisa mengenali bahwa The Others—film pertama Amenabar dalam bahasa Inggris—adalah film horor. Namun rasa ngeri itu tidak ditimbulkan oleh sosok hantu ataupun semburan darah. Seperti halnya karya Amenabar sebelumnya, Abre Los Ojos (Open Your Eyes)—sudah dibuat ulang dalam versi Inggris dengan judul Vanilla Sky yang dibintangi Tom Cruise—ketegangan bergulir pelan tapi kadarnya meningkat terus. Konflik dalam film ini mulai timbul ketika Anne mengaku melihat seorang bocah berkeliaran di rumah itu. Cerita ini membuat Nicolas dicekam ketakutan. Kontan saja Grace memarahi putri sulungnya itu. Ketika Anne berkeras bahwa ia tidak bohong, ibunya malah menghukumnya membaca amsal-amsal dari kitab suci. Namun sikap Grace berubah saat ia sendiri mendapati jejak-jejak orang berkeliaran. Rasa cemasnya berlipat ketika ia menemukan album foto yang berisi gambar jenazah-jenazah dalam pakaian resmi. "Ini album kematian, dengan pengambilan gambar seperti ini mereka percaya jiwa akan abadi," kata Nyonya Mills. Kegundahan Grace memaksanya keluar rumah mencari pastor desa untuk minta pertolongan. Namun kabut membuatnya tersesat. Di tengah gumpalan asap tipis, ia menjumpai suaminya. Ia sempat bingung. Bukankah suaminya sudah tewas? Namun lelaki di depannya terasa nyata. Maka mereka pulang ke rumah dan bercinta. Tapi keesokan harinya, Charles menguap begitu saja. Sementara itu, gangguan makhluk lain di rumah itu kian menjadi-jadi. Didera frustrasi, Grace melontarkan amarahnya pada Anne dan tiga pelayannya. Anne tak mau kalah, ia menyebut ibunya gila. Di saat pusaran emosi Grace memuncak, muncul kejutan mahadahsyat tentang identitasnya saat ini. Kelokan plot dalam The Others sebangun dengan The Sixth Sense karya M. Night Shyamalan. Namun hal ini tetap tak mengurangi daya gedornya. Maka film ini jadi mengharukan. Terlebih, Amenabar yang juga bertindak selaku penata musik dalam film ini tak mencurangi penonton. Kunci misteri muncul dalam pelbagai kepingan, asal penonton teliti. Kekuatan lain film ini adalah akting Kidman. Ia berhasil menghadirkan gambaran perempuan normal dalam situsi mengimpit. Kebingungan, kecemasan, tapi penuh harga diri mengalir wajar dalam permainan Kidman. Gaya akting ini mengingatkan kita pada penampilan Deborah Kerr atau Grace Kelly. Akting Flanagan sebagai Nyonya Mills juga meyakinkan. Melihat wajah Flanagan saja, penonton terjangkit rasa ngeri. Sayangnya, permainan dua aktor cilik Alakina Mann dan James Bentley kurang berhasil. Dengan The Others, Amenabar berhasil membawa penonton pada pemahaman bahwa jemputan ajal bukanlah akhir dari segalanya. Ia bisa jadi awal baru yang lebih indah (kaskus.us). Info Movie : IMDb

Download Download Film From IDWS KLIK DISINI Download Subtitle Indonesia From OpenSubtitle KLIK DISINI Download Subtitle Indonesia From Rapidshare KLIK DISINI Horror | Mystery | Thriller

Baca yang lainnya juga :
1.Daftar isi film di database CariFilm (a-z)
2.Petunjuk mendownload dari server Indowebster
3.Dapatkan berbagai service widget dan banyak fitur lainnya secara gratis
4.Dapatkan berbagai bantuan gratis
5.Dapatkan berbagai kejelasan mengenai CariFilm
6.Penting untuk dibaca sebelum mendownload
7.Chatting room (gunakan untuk berdiskusi)
Info : Sementara link IDWS yang corrupt (error PHP) karena perubahan name server, sahabat downloader bisa menggunakan aplikasi IDM (internet Download Manager), Cukup klik kanan link dan download (Khusus link error PHP), kalau link nya aktif baca lagi bantuan di atas No.2 , artikel mengenai "Error Link PHP" ini masih dalam proses..terimakasih.

Jangan segan untuk menggunakan widget serta banyak fitur lainnya yang disediakan oleh CariFilm, Contack Admin kalau dirasa masih kurang jelas via Private Massage atau Pesan Singkat.
Kembali ke Halaman utama..

Pasang banner di Cari-film.co.tv
Briklan di cari-film itu sangatlah mudah, dapatkan panduannya di sini ! ditunjang berbagai update serta layanan. daftar segera !!
Pasang Iklan Segera..

Reaksi: 
0 komentar

Post a Comment

Ayo berbagi kesan & Pengalaman film kamu buat orang lain, rekomendasi kamu buat kita semua sama-sama senang..

Silahkan tinggalkan pesan atau yang sopan, no Junk/Spam.. Apabila telah menyalahi aturan main administrator tidak akan segan untuk menghapus thread post tersebut.

Artikel terkait :

Dog House

Action, Horror, Komedi
14-12-09

Wrong Turn 3

Action, Dewasa, Kriminal
24-10-09

The Real Pocong

Dewasa, Fiksi, Horror
12-11-09

Sexy Teacher

Drama, Komedi, Romantic
18-12-09

Meraih Mimpi

Animasi, Drama, Keluarga
21-01-10

Followers